Sunday, May 20th

Last update:11:34:24 AM GMT

You are here:

Part 01 - Anda mau Jadi Kaya Raya ?

E-mail Print PDF
User Rating: / 4
PoorBest 

Jika anda ditanya pertanyaan “Anda Mau Jadi Kaya Raya ?” apakah jawaban anda ? Jika mengikuti kata hati, saya yakin anda akan mengatakan “Ya, Saya Mau”, tapi ada juga orang yang akan berpikir dulu, mungkin seribu kali sebelum menjawab pertanyaan itu. Mungkin karena bertanya-tanya apa ‘udang di balik batu’ di pertanyaan tersebut. Mungkin juga karena meragukan, bahwasanya diri sendiri bisa menjadi kaya.

Pertanyaan berikutnya, “Mau tahu bagaimana cara menjadi kaya raya ?” Jangan kaget, ternyata cara menjadi kaya raya itu sangatlah mudah…. Cukup penuhi dua syarat utama dan anda siap untuk menjadi kaya raya.

Syarat pertama menjadi kaya raya adalah.. YAKIN bahwa anda memang bisa jadi kaya. Seperti kata pepatah: “Pikiran anda akan menjadi perkataan, perkataan akan menjadi tindakan, tindakan akan menjadi kebiasaan, kebiasaan akan menjadi karakter, karakter akan menjadi nasib anda” , jadi bila di dalam pikiran anda sudah ada pertentangan bahwa anda tidak bisa menjadi kaya, maka akan begitulah jadinya… anda tidak akan pernah kaya. Mengapa ? Karena semua tindakan dikontrol oleh pikiran; bila pikiran kita sudah men-sabotase cukup dengan merasa bahwa anda tidak bisa jadi kaya, maka segala tindakan anda untuk menjadi kaya tidak akan pernah maksimal.

Syarat kedua adalah menabung. Makin besar anda bisa menabung, makin cepat anda akan menjadi kaya. Perlu anda ketahui, besarnya kemampuan menabung seseorang bukan ditentukan oleh besarnya penghasilan orang tersebut. Ada kutipan : “Kekayaan seseorang bukan dilihat dari berapa besar penghasilannya, tapi dari berapa besar dia bisa menabung”. Sebagai contoh, ada orang yang berpenghasilan Rp. 10 juta per bulan, tapi dengan tingkat kehidupannya sekarang, dia hanya bisa menabung sebesar Rp. 1 juta saja per bulan. Sementara ada orang kedua yang hanya berpenghasilan 2 juta perbulan, tapi dia bisa menabung Rp. 500 ribu per bulan. Secara nominal jumlah uang, tabungan orang pertama memang akan selalu lebih besar dari tabungan orang kedua, tapi bila dilihat dari kesehatan arus cash, orang kedua jauh lebih kaya dari orang pertama, karena orang kedua bisa menabung 25% dari penghasilannya, sedangkan orang pertama hanya bisa menabung 10% dari penghasilannya. Mengapa bisa berbeda ? Untuk sebagian orang, menabung itu adalah prioritas kesekian, padahal seharusnya itu adalah prioritas utama.

Nah, Jika kedua syarat utama tersebut sudah dapat anda penuhi, maka anda dapat mengatakan dengan penuh keyakinan, “Ya, Saya Mau dan PASTI Menjadi Kaya Raya”.

Lalu apa langkah selanjutnya ? Langkah selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah Merencanakan Keuangan. Dengan merencanakan keuangan, langkah anda menuju kaya raya sudah dapat di-peta-kan. Kapan anda bisa kaya, bagaimana cara anda menjadi kaya, seberapa besar kekayaan anda semuanya bisa di rencanakan. Merencanakan keuangan bisa Anda lakukan sendiri, dengan terlebih dahulu belajar tentunya entah melalui buku-buku maupun mengikuti seminar-seminar tentang Merencanakan Keuangan. Anda bisa juga menggunakan jasa seorang Perencana Keuangan Profesional. Seorang profesional yang memang terlatih untuk membantu anda membuat rencana keuangan secara menyeluruh.

Demikian semoga bermanfaat dan selamat merencanakan.

 

 

** Artikel ini pernah dimuat di Finance Directory 2010, terbitan Infomedia Nusantara (Yellow Pages)

 

Share/Save/Bookmark